SAKIT
MENTAL
A.
Pengertian Sakit Mental
Sakit
mental adalah sakit yang tampak dalm bentuk perilaku dan fungsi psikis yang
tidak stabil.( abdul Mujib dkk,2002:164) Sakit mental juga bisa dikatakan sakit
dengan menampilkan gejala perilaku yang tidak lazim menurut nilai-nilai dan
ketentuan agama Islam.
B.
Macam-Macam Sakit Mental
1. Menyekutukan Allah
Menyekutukan Allah atau yang di sebut dengan Syirik
adalah kepercayaan, sikap dan perilaku mendua atau lebih masalah fundamental
dalam kehidupan.
2. Pengingkaran
Pengingkaran
adalah sikap dan perilaku tertutup dan mengingkari terhadap sesustu yang
sebenarnya.
3. Bermuka dua
Bermuka
dua adalah yang dipandang baik oleh orang lain padahal tersembunyi keburukan,
kebusukan dan kebobrokan, seperti:
a.
Menipu
diri dan orang lain
b. Pembuat dosa ( perbuatan keji dan
munkar)
c. Suka dusta
d. Menyembunyikan kejelekan
4. Riya’
Riya’ Melakukan perbuatan untuk
pamrih, pamer, cari muka kepada orang lain.
5. Rasa Benci
Berbagai
watak tertentu dan kebiasaaan-kebiasaan
yang tidak dikehendaki akan melemahkan ikatan cinta, bahkan memutaskan hubungan
yang baik. Individu yang berwatak keras tidak mampu memelihara cinta orang
lain. Watak buruk menghancurkan dasar
kebahagiaan dan menghilangkan watak manusia yang sesungguhnya.
6. Amarah
Menunjukan
tingkat kelabilan emosi, karena tidak mampu mengendalikan amarah, kesadaran
nurani terhalang, cenderung ingin menjatuhkan orang lain, seperti
propokasi,permusuhan dan perusakan.
Manusia
di tuntut untuk berusaha keras mengendalikan perasaan-perasaan dalam dirinya,.
Akal adalah sebuah kekeutan yang menunjukan kepada kita satu metode rasional
dalam mempergunakan perasaan-perasaan yang sehat dan mencegah nafsu guna
mengarahkan kita untuk mentaati perintah-perintahnya.
Keadaan
psikologis yang dapat menggiring sifat manuysia dari keadaan yang wajar ke arah
penyelewengan adalah sifat marah. Ketika amarah melingkupi diri manusia, maka
ia akan mengambil bentuk sifat yang angkuh dan sombong serta
vmenyingkirkansegala hambatan yang dapat mencegahnya mempengaruhi kehendak
manusia, karena itu dapat menghasut manusia agar mencelakakan lawan-lawannya
tanpa pertimbangan sama sekali. Amarah juga dapat membutkan pikiran dan
mengubah jiwa manusia menjadi buas tanpa menghiraukan kenyataan. Amarah juga
mendorong diri manusia untuk melakukan kejahatan yang berakibat fatal dalam
kehidupan.
Imam
Ja’far Ash-Shadiq berkarta, :“ amarah
membinasakan hati dan kebijaksanaan, barang siapa tidak menguasainya maka ia
tidak dapat mengedalikan pikirannya.” ( Ushul Al-Kahfi, BAB II , hal 305).
Imam
Ali r.a berkata, :“Barangsiapa yang tidak
dapat menahan amarahnya,akan mempercepat kematian” ( Ghurar Al-Hikam, hal
625).
7. Lupa
Lupa adalah gejala hilangnya atau tidak
memperhatiakn sesuatu yang semestinya menjadi bagian dari dirinya.
8. Mengikuti Bisikan Setan Yang
Mengajak Berbuat Maksiat Dan Dosa
a. Buruk sangka
b. Gemerlap dunia
c. Keinginan pada harta dan jabatan
d. Bangga diri (
pengetahuan,kemampuan, dan kepemilikan)
e. Menipu diri sendiri dan orang lain
9. Putus Asa (Pesimis)
Pesimisme atau yang
disebut dengan putus asa adalah kehilangan gairah dan semangat, sinergi dan
motivasi hidup sudah tidak mencapai suatau keinginan. Kondisi ini mengakibatkan
pula penurunan semangat pengembnagan potensi diri, hidup apa adanya tanpa
adanya semangat perubahan menuju perbaikan dan kemajuan. Kehidupan manusia
merupakan suatu campuran antara sedih dan senang. Setiap orang mengalami
pengalamannya sendiri dan menjadi korban rasa sedih dan senang atas berbagai
macam malapetaka kehiduapan. Sesuai fakta yang pahit ini, kehidupan manusia
senantiasa berubah antara kesedihan dan
kemudahan.
Pemikiran
mempunyai pengaruh yang sangat besar
bagi kehidupan mannusia. Sebenarnya, satu-satunya fktor yang paling efektif
untuk kebahagiaan manusia adalah kemampunnya berpikir dan bernalar. Suatu
kejadian yang belusm pernah terjadi sebelumnya
tidaklah dapat ditanggung dan akan merusak pandangan mata orang-orang
pesimis. Tetapi, dari sudut pandang
orang yang optimis yang memendang segalanya dngan cara yang positif, kejadian
semacam ini tidak membuat merreka takluk dan tidak menyebabkan mereka
kehilangan daya tahan dalam segala keadaan. Orang yyang optimis tidak pernah
meninggalkan kerendahan hati, kendali diridan kesabaran.
Orang-orang yang berpikir bahwa poros kejahatan
mengelilingi mereka,hanya akan membuta kehidupan mereka menderita, suram
dan tidak menyenangkan, akan banyak
kekuatan diri sebagai akibat kepekaan perassan mereka yang berlebih-lebihan, dan akan melarikan diri
dari rahamat dan hal-hal yang baik di dunia kedalam kejahilan yang fatal.
Dampak-dampak negatif
dari sifat pesimis, kaena sifat pesimis merupakan suatu penyakit rohani yang
berbahaya. Menyebabkan banyak kerugian cacat dan kekecewaan. Sikap pesimis
adalah suatu kemalangan yang menyedihkan dan menyiksa jiwa manusia dan
meninggalkancacat-cacat yang tidak bisa diterima oleh kepribadian manusia dan
tidak dapat terhapus.
Sikap pesimis
mendiktekan kegelisahan dan kesedihan disekelilingnya. Dampak pesimis juga dapat merugikan tidak hanya sebatas pada
jiwa., tetapi juga bisa meerugikan tubuh. Berdasarkan penelitian seorang, para penderita pesimisme
memiliki tingkat penyembuhan yang lebih rendah. Dampak dari pesimis juga bisa
menghancurkan kemampuan untuk maju dan berkembang . menakdirkan diri
mereka kepada kehidupan yang tidak
diinginkan. Sikap pesimis merupakan faktor utam penyebab bunuh diri.
Menurut pandangan
Islam terhadap sifat pesimis, Al-Quran secara jelas memasukan sifat pesimis dan
pemikiran buruk diantara perbuatan dosa dan jahat, dan memperingatkan kaum
muslimin dari berpikir secar negative satu sama lain.
“hai
orang-orang yang beriman! Jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya
sebgian darri prasangka itu dosa.”
(QS. Al-Hujurat : 12)
“berhati-hatilah
terhadap prasangka karena prasangka dapat meruntuhkan ibadah dan membuat dosa
jadi lebih besar.”
(Ghural Al-Hikam, hal 154).
Jenis
prasangka yang dilarang secara jelas dipahami sebagi pemikiran yang
menyesatkan. Berbagai kesengsaraan
oprang-orang pesimis berasal dari kekacauan yang mengerikan ini. Oleh karena
itu, adalah wajib bagi orang-orang yang dapat menunjukan dengan tepat suatu alasan yang menyebabkan
mereka terlalu berprasangka demi mengobati dan melepaskan diri mereka dari
kemalangan-kemalangan semacam ini.
10. Dusta
Dusta
adalah salah satu sifat yang paling
buruk. Lidah menerjemahkan perasasn-perasaan batin manusia keluar, oleh karena
itu jika dusta ini berangkat dari benci dan dengki maka ini merupakan salah satu tanda dri
bahaya. Dan jika dusta itu berngkat dari kebakhilan atau kebiasaan, sesungguhnya
sifat-sifat ini berasal dari pengaruh-pengaruh nafsu manusia yang membara.
Jika
lidah manusia telah teracuni oleh dusta, kotorannya akan tampak padanya,
dampak-dampaknya adalah seperti angin
musim gugur yang menghembus angin-angin pepohonan.dusta memadamkan api cahaya
eksistensi manusia dan menyalakian api khianat didaklam dada. Mempunyai pengaruh yang menakjubkan dalam menghacurkan ikatan persatuan dan
keharmonisan diantar manusia serta mngembangkan kemunafikan. penyebvab besar
menyangkut kesesatan bersumber dari pernyataan-pernyataan bathil dan kata-kata
kosong. Bagi manuisia-manusia jahat dusta merupakan pintu yang terbuka untuk mencapai tujuan
pribadinya dengan menyembunyikan fakta-fakta dibalik kata-kata magisnya dan
kemudian menerkam orang-orang yang tak berdosa
dengan dusta-dusta yang beracun.
Para
pendusta tidak mempunyai waktu unutk berpikir atau merenung bahwa di dalam kata-kata mereka itu
terdapat keslahan dan kontradiksi,
meereka akan merasa malu, kegaalan dan aib. Berdusta merupakan suatau kejahatan
yang besar.
Lidah
adalah anugerah yang bermanfaat , ia adalah makhlu yang lembut, dengan tidak
menghiraukan ukurannya yang kecil ia melaksanakan tugas yang sangat penting
ketika ia ingin taat dalam keadaan tidak taat.baik kafir maupun beriman,
terjewantahkan melalui lidah, dan ia adalah ibadah atau pengingkaran yang
penghabisan. Hanya orang-orang yang dapat menahan lidahnya demi agama, yang
mampu menghindari kejahata. Orang-orang ini tidak pernah membebaskan lidahnya
kecuali bila bermanfaat bagi kehidupan, iman dan tempat istirahat mereka yang
kekal. ( Abu Hamid Al-Ghazali, Kimiya-e Sa’ndat)
Sangat
penting untuk melarang berdusta dan menganjurkan kebenaran kepada anak-anak,
sehingga sifat jahat ini tidak merasuki hati mereka. Anak-anak bagaimana
berbuat dan berbicara lewt keluarga dan orang-orng di sekeliling mereka. Oleh
karena itu jika dusta dan menentang kebenaran merasuk kedalam lingkungan
keluarga, anak-anak akan terpengaruh dan mereka akan terjangkit oleh penyakit
yang sama.
Dalam
agama Islam dusta jelas dilarang.dalam Al-quran di kategorikan para pendusta
sebagai orang-orang kafir. Diantara
cirri-ciri pendusta adalah bahwa mereka
akan percaya setelah benar-benar terdesak.
Rasulullah
saw, bersabda:
“
sesungguhnya orang yang sering dipercayai manusia adalah yang paling sering
berkata benar; dan orang-ornag yang paling ragu adalah orang-orang yang paling
sering berdusta”
Dasar
dari besarny dosa berdusta secara jelas
berhubungan dengan seberapa banyak kerusakan yang timbul karena dosa semacam
ini. Maka dari itu, karena dusta dibawah
sumpah dan kesaksian itu lebih
merusak, hukuman bagi dosa ini pun lebih keras.
Dusta
adalah suatu perbuatan yang mengarah kepada segala sifat jahat lainya.
Imam
Hasan Al-Aksari berkata, : “semua sifat dengki di tempatkan dalam
sebuah rumah dan kunci untuk rumah itu
adalah dusta”. ( Jami’ Sa’adat, jilid II, hal 318)
11. Kemunafikan
Sifat
munafik adalah salah satu sifat yang menjijikan. Menerima kebahagiaan dan
kebebasan dan untuk meningkatkan diri
kepada tingkat martabat yang paling tinggi . namun ketika manusia terkotori
oleh dusta, pengingkaran janji dan
pelanggaran-pelanggaran persetujuan , kemunafikan menemukan sendiri suatau
araena yang luas dan siap untuk merasuki watak-watak yang kotoior seperti ini. Kemunafikan berkembang dalam kondisi
yang seperti ini hingga akhirnya ia menjadi suatu penyakit yang gawat.
Kemunafikan
tidak hanya menghalangi seseorang dari
kebenaran, bahkan mencoba untuk menutup-nutupinya, munapik juga menjadi sebuah
bendungan yang sulit dihancurkan, yang berada di tengah pencapaian watak-watak
yang mulia.
Kemunafikan
adalah wabah penyakit yang berbahaya
yang meengancam kemuliaan dan martabat manusia, ia mengrahkan kepada
sift-sifat yang bertanggung jawab dan rendah, menggantikan kepercyaan diri
dengan prasangka , pesimisme dan kegelisahan.
Orang-orang
yang mencapai titik yang berbahaya ini, dalam perilaku jahat mereka tampak
seolah mereka menginginkan yang terbaik bagi semua orang. Ketika orang yang munafik ini berusan dengan pasanga ynag tidak harmonis,
ia mengajukan diri sebagai seorang sahabat yang baik dan penasehat yang setia,
kemudian, ia berbalik menjatuhkan mereka , mengecamnya, padahal sebenarnya ia
tidak punya hubungan rohani atau moral dengan mereka.
Salah
satu unsure penderitaan sosial adalah berklembangnya kemunafikan dan kurangnya
kejujuran dan keikhlasan diantara lapisan masyarakat.jika kemunafikan merasuki
struktur masyarakat dan meliputi hati para anggotanya, ditambah dengan
kebohongan dan kerendahan yang tampak yang tampak diantara mereka.
Imam
Ja’far Ash-Shiddiq a.s menjelaskan tentang nasihat Luqman kepada puteranya:
“seorang yang munafik mempunyai
tiga tanda : lidahnya bertentangan dengan hatinya, hatinya bertentangan dengan
perilakunya, penampilan bertentangan dengan batinnya (kepercayaan).” ( Bibar Al-Anwar, jilid XV, hal
30).
Pengertian
munafik sangat luas ketimbang sekedar kemunafikan ideologis, tingkah laku,
moral, atau lisan, karena islam telah menyru para pengikutnya terhadap
persatuan yang total dan luas, agar
dapat membimbing mereka kepada kehidupan yang tulus, bebas dari
kemunafikan,pertikaian dan pengkhianatan.
12. Fitnah
Mudharat
fitnah yang paling berbahaya adalah perusakan kepribadian rohani dari kesadaran
orang yang memfitnah. Orang-orang yang menyimpang dari jalan pemikiran salami
mereka akan kehilangan kesadaran
berfikir dan sistem perilaku mereka yang mulia, disamping itu juga merusak
perasaan- perasaan manusia dengan menyingkap
rahasia dan kesalahan mereka.
Fitnah
menghancurkan singgasan moralitas manusia dan merampas mrtabat dan
sifat-sifatnya yang tinggi dangan kecepatan yang menakjubkan. Fitnah membakar
lapisan-lapisan moralitas dalam hati para pemfitnahhingga menjadi abu. Fitnah
menggelapakan pemikiran yang jernih hingga akhirnya gerbang-gerbang akal dan
pemahaman menjadi mati.
Fitnah
memp[unyai peran yang sangat besar dalam
menghancurkan dan menyebabkan tejadinya permusuhan dan kebencian di masyarakat. Jika fitnah di
biarkan berkembang dalam masyarakat akan menciptakan perselisihan yag tidak
dapat dipertanggungjawabkan diantara anggota masyarakat.
Fitnah
merupakan dosa yang besar karena memmfitnah
melanggar perintah-perintah Illahi dan melanggar hak-hak orang lain dan tidak mengindahkan perintah-pertintah
sang pencipta.
Sabda
Rasulullah saw, tentang kedudukan seorang muslim:
“ seorang muslim adalah
oarng yang menjaga muslim yang lain dari
tangan dan lidahnya”.
Untuk
mengembangkan sifat-sifat yang baik kita harus memelihara niat-niat yang
bersih. Kita harus memulai diri kita sendiri sehingga kita dapat memperoleh
landasan yang tepat bagi kebahagian kita dan bagi kebahagian masyarakat di
segala bidang.
13. Dengki
Socrates
mengatakan: “orang-orang yang dengki
menghabiskan hari-harinya dengan menghancurrkan dirinya dengan perasaan duka
terhadap apa yang dapat diraih orang lain, sedangkan dirinya tidak dapat. Ia
merasa sedih dan menyesal, dan menginginkan semuaorang hidup dalam kesengsaraan
dan penderitaan seraya berencana untuk merampas kebahagiaan mereka ( yang
berhasil)”.
Orang-orang
dengki mewujudkan niat-niat jahat mereka
dengan menyebarkan tuduhan-tuduhan mereka dan kebohongan-kebohongan atas yang
mereka tuju. Orang-orang yang dengki bukan sekedar tidak manusiawi,tetapi
mereka lebih rendah daripada binatang. Sebab tidak peduli terhadap perasaan
luka orang lain, tidak dapat menjadi perwujudan manusia yang sesungguhnya.
Orang-orang
yang dengki terbakar dalam api kegagalan dan kerugian. Sifat iri menyebabkan
rusaknya dan perilau-perilaku mulia, dan menghalangi manusia dari kawan-kawan
yang baik. Dan melarang orang lain dalam menemukan bintang cinta yang bersianar
dalam langit-langit kehidupan mereka.
Jiwa
orang-orang yang dengki terbakar dalam kobaran rasa gelisahdan resah karena
orang yang dengki it uterus menerus merasa sedih dan sakit hati. Sifat iri hati seperti badai perusak pohon-pohon
akhlak sampai ke akarnya, sehingga tidak ada lagi jalan unutk menghentikannya.
Imam
Ali r.a berkata,: “Kedengkian menghambat
(perkembangan tubuh). (Ghurar Al-Hikam, hal 32)
“Jagalah dirimu dari sifat dengki, karena merendahkan jiwa.”
(Ghurar
Al-Hikam, hal 141)
Menurut
seorang psikolog, : “kedengkian yang kuat merupakan salah satu dari penyakit
jiwa yangb gawat, yang menciptakan banyak penyakit, kesalahan-kesalahan yang
tidak dapat diperbaiki serta menciptakan
penindsan dan kedzaliman terhadap jiwa. Ketahuilah bahwa banyak dianatara
tindakan orang yang dengki tidak didasari oleh kehendaknya tetapi menurut
perintah-perintaah jahat sifat dengki.”
Hawa
nafsu telah membutakan pikiran-pikiran kita dan menciptakan kekaacauan
didalamnya. Mak tugas manusialah untuk
menjaga berbagai macam cermin dan berbagai macam realitasnya. Selain itu perlu
juga mengahpus jiwanya dari rasa benci yang menekan jiwa sehingga jadi bebas
penyakitnya. Kemudian ia harus mengimbangi jiwanya dengan berbuat baik.
14. Sombong
Bahaya
yang paling besar terhadap kebahagiaan
dan musauh manusia yang paling buruk
adalh sifat sombong dan sifat percaya diri yang berlebihan.
Kebencian
manusia akan semua sifat yang buruk tidak menandingi kebencian mereka terhadap
sifat sombong.kesombongongan tidak hanya menyebabkan tali cinta dan keharmonisan diantara persaudaraan menjadi putus., tetapi
juga merubah mereka kedalam perasaan bermusuhan dan membuka gerbang kebencian
terhadap kesombongan. Dengan cara yang sama orang mengahrapkan cinta dan rasa
hormat dari orang lain, harus mencoba memperhatikan martabat mereka.
Penghjarapan besar terhadap rasa hormat orang lain tidaklah pantas ,
karena ada kontradiksi yang tajaam
antara pengharapannya terhadap orang lain dan kesombongan pelakunya. . reaksi
masyarakat seperti ini menyebabkan orang yang sombong menderita dan mengalamui
kegelisahaan danketidakttentramaan.
Rohani
orang ynag sombong terbakar dalam kobaran api pesimisme dan prasangka ,
sehingga ia merasa setiap orang akan
merugiakasnnya.dalam kelalaiaanya, kebencian, dan kehinaannya.keburukan sifat
sombaong tidak mendekati kesadaran manusia, ketika manusia menderitra perasaan renndah yang menimbulkan
kekacauan yang merendahkan. Kekacauan yang merendahkan ini bersifat rusak, maka
muncullah bahaya dan kejahatan yang muncul.
Dalam
sejarah orabg yang sombopng adalah orang yang menghalangi dan menolak seruan
nabi dan rasul.
Imam
Ali r.a berkata, :“ kerendahan hati adalah puncak dari akal dan kesombongan adalah puncak
kejahilan.”
Jika
orang-orang sombong ini ingin mencari kebahagiaan , mereka harus membersihkan
diri mereka dari penyakit ini dan membebaskan mereka dari sifat yang
menyesatkan watak mereka yang sesunggauhnya. Jika tidak, justru mereka akan
menghadapi suatu kekecewaan dan deprivasi yang tak terelakkan , yang merupakan
masalah-masalah yang harus dihindari.
15. Permusuhan Dan Kebencian
Salah
satu kewajiban kita dalam hal hubungan dengan orang lain adalah memaafkan
kesalahan oang lain. Jalan yang terbaik
dalam hidup ini adalah hidup damai dengan orang lai, tapi tidak semua
orang memiliki akhlak dan watak yamng stabil. Dengtan kita mampu memafkan
kesalahan orang lain akan mengalahkan permusuhan dan pertikaian.
Benci
berangkat dari sifat amarah yang merusak keseimbangan rohani manusia. ketika
manusia sedang marah ada beberapa alasan yang membuat tenang kembali. Dan
menghilangkan kegelisahan jiwanya dengan memedamkan kobaran api didalam
hatinya. Walau demikian, bunga dari api
kebencianmungkin masih ada dalam hati untuk membakar kebahagiaan dan mengganggu
ketenangan.
Kebencian
dan permusuhan merupakan penyebab perselisihan dan pertentangan.marah
menghilangkan kegelisahan dan keresahan emosi. Tetapi ketika permusuhan muncul,
ia akan menghasut memendam kebencian dan guna melukai kesadaran selama-lamanya
dan akan memperlebar luka di hati yang menyebabkan musuh mempersiapkan diri
untukmengambil tindakan pertahanan atau balasan.
Imam
Ali r.a berkata, : “kurangnya sifat
pemaaf adalah yang paling buruk diantara segala kekurangan, dan ketergesaan
dalam membalas dendam adalah dosa yang paling besar”. ( Ghurar Al-Hikam,
hal 768)
Allah
SWT berfirman dalam QS. Fushlihat : 34
“ Dan tidaklah sama kebaikan dan
kejahatan. Tolaklah kejahatan dengan cara yang terbaik, maka orang-orang
diantara kamu dan dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang
setia”.
16. Melanggar Janji
Salah
satu kewajiban manusia dalam kehidupan adalah memperhatikan sumpahnya. Jika
tidak memenuhi sumpahnya manusia akan meresa kesal dan jika dapat dipenuhi
sumpahnya maka manusia akan merasakan kepuasan dan kebaikan. Dalam moral perlu
ungtuk memperhatikan dan menghargai semua sumpah lisan ( persetujuan atau
janji). Pelanggaran sumpah dianggap sebagai penolakan terhadap tentang
peraturan-peraturan dan martabat harga diri. Pelanggran sumpah menjatuhkan
martabat.
Maka
dari itu sangat penting bagi seseoarang untukuntuk meninjau kembali
kemampuannya sebelum membuat janji, dan menjauhkan diri dari janji yang berada
di luar jangkauannya. Sebab jika seseorang tidak bisa memenuhi janjinya ia akan
dimintai pertanggungjawaban atas janjinya di akhirat kelak. Jika seseorang
tidak berhati-hati dengan apa yang diucapkannya, ia akana menjadi korban
kutukan dan kritikan.
Islam
sangat mengutuk terhadap orang yang melanggar janji. Dalam Al-Quran disebutkan:
“dan orang-orang yang memelihara
amanatnya dan memenuhi janji-janjinya”.
(QS. Al-Mu’minun : 8).
17. Khianat
Diantara
faktor-faktor yang menyebabkan ketiadaan moral dan kemerosotan sosial, factor
yang paling berpengaruh adalah merasuknya pengkhianatan dalam hati dan
pemikiran manusia. khianat meenjadikanruh manusia suram dan kasih sayangnya
kepada kerugian dan kesesatan total. Ancaman ini muncul karena merasuknya nafsu-nafsu ketika pemikiran jahat
mendorong untuk menerima kerendahan dan kehinaan sebagai ganti dari menerima berbagai inspirasi akal dan iman.
Para
pengkhianat terus menerus hidp dalam ketakutan. Mereka merasa gelisah dan
goncang serta kebanyakan dari mereka
merasa pesimis. Khiamnat meliputi segala tindakanmanusia.
Allah
SWT berfirman:
“Janganlah kamu mengkhianati
Allah dan rasuln dan janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu
mengetahui”. (
QS. Al-Anfal : 27).
18. Kikir
Ada
sifat-sifat tertentu yang berasal dari
dalam hati manusia, buah, buah dari persaan ini tak terhingga nilainya, inilah
nilai-nilai dari kerjasama manusia. persaan ini terwujud dalam menolong
orang-orang miskin , termasuk sifat rohaniah khusus dan sifat-sifat mulia
manusia. inilah persaan yang bereaksi ketika ketika melihat kesengsaraan atau
penderitaan yang dialami orang lain, ia mengilhami manusia untuk mau berkorban
dan melupakan berbagai keingina pribadi guna mengurangi penderitaan orang lain,
tanpa mengharapkan imbalan apapun.
Ada
satu sifat yang bisa menghancurkan akar-akar kasih saying , yang bersembunyi di
bawah sadar mannusia. Sifat ini di kenal dengan kikir. Kikir adalah sifat jahat
yang menyusup ke dalam akhlakdan rohani. Kikir juga mengarahkan orang menjadi
berpikiran sempit. Juga menjerumuskan manusia kepada kehinaan dan kebencian
masyarakat. Sebagai akibat dari sifat kikir dan egois, pikiran si kikir
terp[usat pada materialism dan kekayaan. Rasa takut miskin terbyang-bayang merupoakan suatu penyakit yang mempengaruhi
pikiranorang kikir. Orang kikir tidak pernah menjauhkandirinya dari
kekhawatiran dan depresi.. kendati orang kikir itumemilki harta kekayaan, ia
terasing dari kesenangan dan ketentraman. Kebanyakan orang yang kaya adalah
orang-orang kikir.
Orang
kaya yang kikir menjadi korban ras frustasi dan amarah orang miskin, merupakan
factor kekacauan sosial. Tekanan yang berada di atas orang miskin, dan akibat
komplikasi psikologis yang menimpa mereka., merupakan factor-fktor yang
menyuburkan kerusakan dan kekacauan.
Rasulullah
saw bersabda:
“Hindarilah kekikirankarena akan
menyebakan kamu binasa dan mengarahkan mereka kepada pertumpahan darah serta
menodai kesucian mereka.”
( najh al-Fashahah, hal, 108).
Imam
Ali r.a mengatakan bahwa orang kikir membutuhkan bimbingan agama, dan jika
mereka jauh dari bimbingan itu, maka mereka tetap berada dalam perangkap
materialism, kerugian dan kesengsaraan.
19. Tamak
Dalam
kehidupan ini keberadaan kita dikelilingi berbagai kebutuhan tertentu yang
melekat semenjak kita dilahirkan ke dunia ini. Ada kebuthan pokok seperti
makan, minum, pakaian,dan tempat tinggal untuk kelangsungan hidup. Jenis
kebutuhan yang lainnya selalu berubah-rubah. Maka dari itu manusia berusaha
mencari uang untuk memnuhi kebutuhannya. Karena bagi kebanyakan manusia
kekeyaan adalah kebahagian hidup. Keberhasilan dan kebahagiaan bukan
berararti manusia harus selalu
menggungguli dari yang lainnya dengan memannfaatkan sumber materi, karena
maslah materi bukanlah tujuan utama dalam hidup.dan manusia tidak semestinya
melanggar batas-batas moralitas dan keluhuran untuk memperoleh materi.
Orang yang tamak tidakl pernah puas. Kecenderungan
terhadap materi lahir dari sifat tamak yang tak terkendali. Karena terlalu
bnanyak khyali yang ia ciptakan, tamak di anggap sebagai factor yang membewa
kesengsraan dalam kehidupan manusia. orang yang tamak tidak akan meresa puas
dengan semua harta benda dunia , bagaikan api yang membakar habis semua bahan
bakar yang tersedia. Sesungguhnya orang yang tamak itu orang yang miskin dan
menghamba kepada dunia dan hartanya.
Rasulullah
saw bersabda :
“Jauhhilah tamak, karena
orang-orang sebelum kamu binasa akibat sifat tamak. Tamak memerintahkan mereka
untuk kikir(bahkil) dan mereka pun taat, dan ia memerintahakan kepada dosa dan
merekapun berbuat dosa”. (Najh
Al- Fasahah, hal, 199)
Rasulullah
saw menjelasskan penderitaan yang timbul dari sifat tamak yaitu:
1. Khawatir, yang mengganggu
tubuhnya dan merugikannya
2. Kemurahan (depresi) yang tiada
akhir
3. Kepayahan, kematian adalah
satu-satunya pelarian baginya dan dengan pelarian itu orang tamak akan lebih
kepayahan.
4. Ketakutan yang selalu mengganggu
kehidupannya
5. Kesedihan yang selalu membayangi
hidupnya
6. Pengadilan yang tidak
menyelamnatkannya dari siksa Allah kecuali bila Allah nengampuninya.
7. Hukuman yang darintyya tidak ada
tempat berlindung dan menghindar.
Tamak
yang berbahaya ini dapat di obati dengan beriamn kepada Allah dan hari akhir.
Kepuasan hanya dapat dicapai dengan memperkuat rohani dan mebabgun akhlak yang
mulia.
DAFTAR PUSTAKA
Mujtaba, Sayyid
Musayi. L. 1993. PSIKOLOGI ISLAM.
Bandung: Pustaka Hidayah.
Purwanto, Yadi. 2007. EPISTEMOLOGI PSIKOLOGI ISLAMI. Bandung: PT. Refika Aditama.
No comments:
Post a Comment